Halaman

30 April 2013

Terima kasih bulan April


30 hari saya diberi kesempatan melakukan tugas dan tanggung jawab saya , bulan ini ada kisah bahagia dan ada kisah sedih yang tidak akan pernah dilupakan dan dalam hitungan jam bulan april akan berakhir dan akan memasuki bulan baru yaitu bulan Mei.
Di bulan ini saya belajar bagaimana bersikap yang baik pada seorang teman saya, saya sangat bersyukur bisa mengenal dia, lewat sms sate teduh dan Pemahaman alikitabnya saya lebih mengerti dan lebih termotivasi, saya bertemu dengannya dan berbicara lewat pesan singkat hanya selang 2 tahun setelah itu dia tiba2 menghilang dan tidak pernah mengirimkan pesan singkat saat teduhnya. Entah ada kata yang salah atau sikap yang salah sebenarnya di bulan ini juga saya ingin mohon ampun tapi waktu bertemu pun tak saling sapa, entah mengapa, saya hanya bisa bersyukur bisa mengenal dia temanku.
Di bulan ini saya belajar untuk bersabar, sabar adalah cara saya menghadapi sesuatu, karena orang sabar disayang Tuhan. Saya belajar menghadapi tiap kondisi buruk yang saya alami entah datangnya dari teman-teman, dari keluarga dan dari teman sepelayanan.
Di bulan ini saya belajar untuk menata kata, pikiran dan sikap saya. Saya belajar bagaimana memasang status di situs jejaring sosial yang baik yang memberi motivasi bagi orang yang membacanya, pernah saya mendapat teguran lewat sahabat masa SMA saya Aryn tantiana karena memasang status yang sedikit menyinggung perasaan orang. Terimakasih teman engkau telah mengingatkanku. Terimakasih Tuhan.
Di bulan ini saya belajar bagaimana bisa mencintai profesi saya mencintai pekerjaan yang akan saya tekuni dikemudian hari daripada mencintai uang yang akan menjadi hamba uang. Banyak pekerja kesehatan yang saya temui yang slalu mengeluh akan uang yang akan mereka trima sedangkan lihat orang yang mereka layani pulang dengan kurang puas akan pelayanan mereka, saya belajar dari mereka untuk tetap disiplin bukan disiplin samapai di bangku kuliah tetapi sampai saat saya ada di dunia kerja.
Dan di bulan ini saya lebih mengucap syukur atas anugerah Tuhan yang begitu besar karena Dia masih briku satu usia di tahun ini, membuat saya harus semakin dewasa di dalam Tuhan.
Terima kasih bulan maret. Terima kasih temanku yang sudah mengenal saya. Terima kasih Yang Maha Kuasa.

1 Maret 2013

Wanita dihormati, dihargai, adalah dirimu.



Wajah manis dengan tatanan style atas sampai kebawah rapi menggambarkan wanita dengan penuh elegan pancarkan ciptaan Tuhan yang mulia,
siapa senang melihat seorang yang demikian ? 
kalaupun 1-100 nilai yang dapat diberikan maka aku pun cukup memberi nilai 50.
 Mengapa ? 
bukankah dia sosok yang luar biasa seorang dengan otak yang brilian, seorang dengan penuh keanggunan? 
Ya dia memang memiliki semuanya tapi sayang sekali dia memiliki hati dan perbuatan yang membuat kami takut padanya.
Langkah kakimu tiba di depan mata kami membuat kami ciut, wajahmu tak sedikit memberi senyuman, senyumanpun hanya ketika kamu merasa hebat dan kami tak ada gunanya. 
Kata dan laku kami pun kamu perhatikan.
Jika kami salah berucap salah bertingkah maka bersiaplah langkah hidup kami terhenti sejenak.
Jika kami tak bisa berbuat apapun, kami merasa bingung maka jiwa kami akan segera rapuh lama untuk bangkit karena kami direndahkan dan kami miskin motivasi darinya.
Apakah kamu tahu tentang diri kami?
Atau hanya melihat dari cover luar kami?
Dapatkah kami bertahan dengan sikap demikian?
Stress itu kami. Pikir kami tak ada hentinya memikirkan caramu demikian. Dapatkah kamu berhenti bersikap demikian ?
Dapatkah kamu berhenti tertawa di belakangku?
Aku merasa penuh direndahkan oleh sifatmu?
Aku merasa terhina ketika kamu mengatakan aku bodoh, ketika kamu merendahkan tulisan tanganku.
Tapi apalah arti semua ini jika kami tak tunduk, hormat dan sopan padanya ? karena kami masih memiliki kasih dari Tuhan kami yang luar biasa maka pikir kami skali lagi tak ingin menjelekkan nama mu yang indah, kami tak ingin membicarakan namamu membuatmu merasa buruk di depan kami, kami pikir bahwa biar semua terjadi karena Allah kami adalah Allah yang tak pernah membiarkan kami begitu saja direndahkan oleh sosok wanita seperti dirinya.

For he is the beloved who loves God





Beautiful feels wonderful because God gave you, because God gave love, I feel happy and grateful if he loves me. But I was confused when he wanted to ask me, when she asked if she could take my heart? I think it's just a joke that no sense because he said that at no see each other's face.
He was so great when I got to know about him, he looks normal, but he was a very overwhelming for me, what he knew about Jesus will she tell me, I did not hesitate to tell about what I experienced,
My heart asks if he's serious? However, when 3 years passed, why the face when he came face to face like a stranger to me? He seemed not to know? He seemed not to want to say hello. The story of Jesus neighbor he was no longer conveyed to me, the story of his life no more I hear and I know. My friend said that he was not for me. My friend said I should stop thinking about it. Patience is the greatest gift that I have, I can only be patient waiting for the Lord gave me the meaning of all this, because I'm still praying for the beloved who loves the Lord.
(((I told her about a friend when I met her in satnakrep.))))

RAPUH



Ku buka mata menikmati hari penuh kegelapan oleh butiran hujan membasahi tanah kering. Membuat langkah kaki menapaki hidup menjadi tertahan. 
Kemana angin berhembus menunjukan langkah ini ? 
kemana kaki harus mencoba melangkah ?
 waktu tak banyak untuk hari ini.. lima langkah terbesar akan ku tempuh dalam waktu ini namun satu bahasa dengan banyak kata sempat terdengar membuat mata tak dapat dibuka lagi membuat langkah kaki berhenti untuk melangkah aku mencoa bertanya dimana keadilan itu bersembunyi ?
 Masih adakah kesempatan terbesar bagi jiwa yang rapuh ini ?
 kemanakah seorang yang dapat memberi tonggak semangat hidup ? 
Aku rapuh, hilang semangat, hilang kekuatanku... tapi haruskah semua seperti ini ? 
lihat, dengar dan rasakan apayang ku rasakan. 
Aku tak tahu apa yang terjadi.. tak lelah kupandangi langit  beribu-ribu harapan dan mimpi ku menanti demi keajaiban datang menghampiriku aku tak tau apa yang akan terjadi hari ini, besok dan selamanya, hanya mata tertutup, dengan suara hati berkata pada sang pemilik seluruh dunia yang dapat kulakukan.