Halaman

22 Desember 2012

Melayani, melayani lebih sungguh




  Syukur kepada Tuhan pemberi keslamatan bagi orang-orang yang mau percaya pada-Nya.

         Kita yang sudah mengaku percaya pada-Nya sebagai bentuk atau tanda maka pelayananlah yang kita lakukan. Bukan cuman di gereja atau di persekutuan kampus-kampus , tetapi juga pelayanan dalam keluarga, lingkungan dan  masyarakat.
Mengapa kita melayani ?

Pertama, melayani adalah sikap hidp murid Kristus, Kristus melayani, dan sebagai murid-Nya kita pu melayani mengikuti teladan-Nya. ( markus 10:42-45)

Kedua, melayani merupakan hak istimewa yang dianugerahkan Allah kepada kita sebagai anak-anak-Nya, maka hak istimewa ini perlu kita kerjakan dengan bertanggun jawab.

Ketiga, melayani merupakan ungkapan syukur atas kasih Allah kepada kita.

Dan saat kita melayani bagaiman sikap kita?

Rela berkorban,
Sebenarnya banyak yang harus kita korbankan jika kita sungguh-sungguh komitmen melayani, salah satunya rela berkorban tidak kumpul bersama teman-teman karena harus pimpn ibadah, harus urus kepanitiaan natal, paskah dan lain-lain, satu lagi korban waktu, sedikit sharing : semester 2 dan 3 sering korbankan waktu belajar dipakai untuk rapat, doa BP persekutuan mahasiswa, dll dengan kondisi demikian maka waktu tidurpun dikecilkan. J jika tidak komitmen waktu dengan baik maka rencana-rencana kedepan kita akan tertunda.

Prioritas,
kalian tau kan prioritas itu apa ? pentingkan mana yang sangat penting untuk dilakukan. Misalnya ni : dulu kaka rohani saya pernah menegur saya” prioritas mana yan kamu pilih ikut ibadah atau rapat Himpunan Mahasiswa Jurusan ?”

 Disiplin
Untuk melayani dengan baik kita perlu hidup disiplin menaati Firman Tuhan. Sebab, jika tidak pelayanan demikian yang kita lakukan tidak akan menjadi berkat. Contoh lainya lagi : ketika mau ikuti rapat, Doa badan pengurus persekutuan dll diiplin waktu itu perlu. J

 Kerja keras dan ketekunan.
Singkatnya, dalam pelayanan kita akan menikmati hasilnya jika kita mau melakukan secara baik dan benar/ konsisten.

Melayani..? lakukanlah dengan sungguh-sungguh karena yang kita layani adalah Allah Yang Maha Mulia, maka sudah sepatutnya kita melayani dengan sikap penuh hormat. Dan yang paling terpenting bahwa semua kepintaran dan kemampuan yang kita miliki semuanya berasal dari Tuhan, maka sudah seharusnya kita melayani dengan sikap rendah hati.
Salam. J

Tidak ada komentar: