Halaman

Tampilkan postingan dengan label Persekutuan Mahasiswa Kristen Farmalis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persekutuan Mahasiswa Kristen Farmalis. Tampilkan semua postingan

12 Agustus 2013

Segala Sesuatu indah pada waktunya

Perjuangan ku berakhir setelah delapan bulan berjalan ini sejak Januari hingga Agustus 2013.

Ada dua tugas datang secara bersamaan , tentulah sangat bingung yang mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu karena keduanya sangat penting bagiku,

segala cara sudah kulakukan untuk dapat mengerjakan keduanya, tentunya mengerjakan di waktu yang berlainan asal waktu tersebut benar-benar pas dan di dukung oleh2 orang-orangku.

wajah ini, nama ini benar-benar di kenal dan ditanda oleh beberapa pihak, aku tak mau memaksakan atau melobi lagi kedua rencana ini agar bisa berjalan bersama. mengapa ? karena aku harus taat pada aturan mainnya, aturan yang sudah diputuskan bersama.

Aku berpikir ini rencana Tuhan, 

ketika mengerjakan satu persoalan, ternyata selesai tepat pada waktunya, always pray to God aku slalu jalankan, mulai dari taat Saat Teduh, berdoa pada jam 3 subuh aku lakukan, ini bukan semata-mata karena aku ingin doaku terkabul tapi hal ini sudah dari dulu aku lakukan sejak Menerima Kristus sebagai juruslamatku..

ketika semuanya aku lakukan, ada perasaan takut, ada perasaan kuatir. namun Tuhan berkata agar jangan takut ketika menghadapi suatu apapun, aku slalu menyanyikan pujian KJ 438 . lagu ini membuat aku tenang. dan tetap smangat menghadapi apapun.

Dan ketika tiba saatnya, sungguh Praise to God. Karya Tulis Ilmiahku di tanda tangan oleh kedua pembimbingku.. (trimakasih God, trimakasih Ibu Ria dan Ibu Made ) :-)

Tuhan sungguh luar biasa,, Ia menjawab Doaku, namun aku dapat berkata

"Habis gelap, Terbit gelap...."

mengapa ?

satu persoalan muncul lagi ?

Entah mengapa air mataku jatuh lagi ketika persoalan ini mencul,,, aku harus mengurus perijinan keberangkatanku ke Jakarta (KNM.Red),, apapun yang terjadi tidak apa-apa jangan memaksakan kehendakNya.

dan alhasil aku tidak bisa pergi KNM 2013 hanya hayalan bagiku.... 

ada perasaan sedih, kecewa, putus asa, semua bercampur aduk 

namun aku tak ingin menyalahkan Tuhan, aku tang ingin juga memaksakan pihak2 yang membantuku... aku harus taat pada aturan ini.

komitmen saya untuk tetap melayani selama dua tahun akan saya kerjakan karena ini janji saya meskipun tak sempat mengikuti kegiatan Kamp tersebut..

Ujian Karya Tulis ILmiah sedikit lagi sudah di depan mata, saya harus konsen pada satu tahap menuju keberhasilanku jangan berlarut-larut pada kesedihan ini lagi. karena aku percaya semua ini akan indah pada waktunya, aku percaya Tuhan punya rencana lain dalam semua ini...

slamat mengikuti Kamp Nasional 2013 teman-temanku, 24 orang yang sudah dipersiapkan sudah berkurang 1 orang yaitu saya.

:-)

(Ka Ligus, Ka Echa, Ka Yandres, Ka Michel, K Angky, k Eky, Debby, Oni, Fandy, Ina,K Ama, Ka Asty, Ka Ebid, Ka Jevry, Lexy, K Jhon, Ka Linda, Ka Melan, Ka Merni, Ka Nelma, Ka Lily, Ka Dewi, dan Ka Yanto. ) Tuhan Berkati :-)

11.11 am

12-08-2013


R.O

10 Mei 2013

Lidahmu bisa menjadi Penghancur Perasaan




Gak ada tawa gak ada senyum bahagia itu terasa hambar dan gak asik, rasanya happy jika ada satu dari kita yang punya selera humor yang tinggi rasa-rasanya gak ada dia gak rame. jika kamu bertemu dengan temanmu yang punya selera humor yang tinggi mungkin tiap hari kamu tertawa dan tertawa tapi kalau berlebihan hati-hati bisa gila di lihat orang terus-terus...

Bolehlah kita bercanda, tertawa, sambil ejek-ejek sedikit gak masalah Tapi dari semua itu hati-hati dengan penggunaan Lidahmu itu, Lidah kita kalau tidak dikendalikan bisa menjadi senjata penghancur perasaan orang lain, tahukah kamu dari semua indra yang Tuhan ciptakan bagi kita hanya satu Lidah yang Ia berikan, biarpun satu tapi kadang bisa berbahaya. makanya perlu ada yang namanya Kendalikan Lidahmu.. ada lidah suka mengumpat, lidah bergosip, Lidah Pemfitnah, Lidah berbohong, lidah yang berkata setengah-setengah, lidah yang berlebihan, lidah pendusta, pokoknya masih banyak macam lidah yang berbahaya.. 

Aku memiliki banyak teman dekat, dari mereka sih kami sering bercanda, sering tertawa, sedikit ejek-ejek antara kami tapi itupun kami lakukan tidak sampai berlebihan yang menimbulkan orang lain marah, kami sering menahan sedikit dari ucapan kami karena kami takut membuatnya tersinggung, tapi ada seorang sahabatku dia di ajak bercanda dengan teman lain awalnya sahabatku ini responnya jga masih baik, aman-aman saja tapi aku menilai temanku yang bercanda dengan sahabatku ini sudah keterlaluan, kata yang di ucapan temanku sudah tidak seharusnya dia ucapkan, hal demikian membuat sahabatku ini menjadi marah dan gak mau bicara dengan temanku yang lain. Lihat apa hasilnya dari perbuatan konyol ini menimbulkan suatu pertengkaran sikap bukan ???.

Dari sedikit pengalamanku di atas aku tau bahwa setiap pribadi orang itu berbeda-beda gak ada yang sama. Jadi, jika kemarin kamu ada bersama teman-teman kamu dan kamu bercanda dengan mereka lalu kata-kata kamu sedikit menyinggung hati temanmu tapi temanmu memiliki respon yang biasa saja itu sech gak masalah buat kamu tapi jika hari ini lidahmu telah menyinggung perasaan orang lain dengan canda gurauan katamu itu yang sangat bahaya.. karena setiap karakter dan pribadi orang itu lain-lain gak ada yang sama, kamu gak boleh menuntut bahwa itu karna kebiasaanmu, itu hanya bercanda, itu karena karakter bercandaanmu sudah seperti itu. Jadi orang lain yang mendengar harus menerimanya itu berarti kamu salah besar.

Lidah yang Tuhan berikan bagimu sudah seharusnya kamu menjaganya, sudah seharusnya kamu mengerem perkataanmu. Karena beda orang dan beda cara kamu harus bisa membedakan mana yang pantas diucapkan dan tidak pantas diucapkan.


Penulis : santallum, Mahasiswa Analis Kupang. 

18 Februari 2013

PA NEHEMIA


TANTANGAN DARI LUAR
NEHEMIA 4


Nehemia adalah salah satu contoh pemimpin yang bijaksana , berprinsip, rajin. Ia menjadi pemimpin pada suatu masa dalam sejarah bangsa Israel. Sedikit tentang latar belakang Nehemia. Tahun 587 sM, suku Yehuda di angkut dari tanah Israel dan dibuang ke Babel, raja Koresyi mengirimkan beberapa orang kembali ke tanah ini untuk membangun Bait Allah. Ezra, Zerubabel, Nehemia bekerja untuk membangun bait Allah. Zerubabel dan Ezra lebih banyak bekerja di keagamaan sedangkan Nehemia dikirim ke Yehuda menjadi Bupati disana.

Namun ada 3 tokoh utama yang menjadi penentang yaitu : Sanbalat adalah seorang Bupati Samaria, ia tidak senang melihat orang Yahudi menjadi bangsa yang merdeka. Orang kedua yaitu, Gesyem, dia adalah orang keturunan Arab. Dan orang ketiga yaitu Tobia, Bupati Amon. Nehemia tidak hanya membangun tembok Yerusalem tetapi dia juga harus membangun sebuah bangsa yang mampu berdiri sendiri karena Allah akan memimpin mereka.

Ketika kita sedang memegang suatu tanggung jawab besar atau sedang melakukan suatu pekerjaan entah itu dalam bentuk apapun maka semuanya tidak terlepas dari tantangan itu, atau biasa disebut dengan pencobaan-pencobaan. Jika tantangan itu terjadi pada anak-anak maka mereka cenderung menghadapi tiap tantangan itu dengan emosi dan idealisme, idealisme digambarkan jika tantangan dihadapi dengan tidak dapat mengendalikan diri maka menimbulkan perselisihan atau kekacauan ketika hendak menyelesaikannya. Iblispun tidak tinggal diam, ia akan berusaha untuk mengacaukan segala pekerjaan Allah.

Bagaimana dengan Nehemia menghadapi tantangan dari luar ketika hendak mendirikan temok Yerusalem ? beberapa pertanyaan di bawah membantu anda menemukan jawabannya : 

1. Kapan anda pernah melihat seseorang atua suatu kelompok jatuh atau hancur karena berada      dibawah tekanan orang-orang yang menentang pelayanannya ?
2. Baca Nehemia 4. Gambarkan perkembangan keseriusan cara Sanbalat dan Tobia mengancam orang Yahudi dan pembangunan tembok dalam ayat 1-6 !
3. Daftarkan cara-cara Nehemia menanggapi bentuk-bentuk tantangan ini (ay 1-6).
4. Menurut anda, mengapa Nehemia sangat tidak berbelas kasihan dalam doanya pada ayat 4-5 ?
5. Apa akibat sikap orang-orang dalam ayat 6 terhadap efisiensi kerja ?
6. Jelaskan ancaman-ancaman baru dalam ayat 7-12 yang ingin menghalangi pekerjaan pembangunan temok tersebut ?
7. Perhatikan bahwa Sanbalat mendapat bantuan dari dalam untuk melakukan intimidasi terhadap orang Yahudi dan Nehemia. Apakah itu (ay 10 dan 12)?
8. Dalam ayat 13-20, bagaimana Nehemia mengatasi ancaman-ancaman ini ?
9. Dalam situasi apa anda pernah melihat sebuah penyelesaian yang kreatif membuat suatu pekerjaan tetap berlangsung.?
10. Apa yang Nehemia yakini dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut (perhatikan ayat 9, 14 dan 20) ?
11. Apa yang anda pelajari tentang Nehemia dari caranya menangani tantangan pada pasal ini ?
12. Apakah tantangan membuat anda ingin berhenti bekerja, atau apakah hal itu menentang anda untuk lebih bekerja lebih keras untuk menyelesaikannya ? Jelaskan.
13. Tantangan – tantangan seperti apa yang dihadapi kelompok anda dan para pemimpinnya dalam pelayanan ?
14. Apakah hal itu membuat anda ingin menghadapinya dan mencari anugerah serta kekuatan Allah ? Jelaskan !. 

Setiap orang diperhadapkan dengan berbagai macam persoalan dan tatangan , apakah kita sebagai anak – anak cenderung menghadapi tantangan dengan egois, sikap pesimis, takut dan kuatir ?, Nehemia ketika menghadapi tantangan ia berdoa kepada Tuhan untuk orang-orang yang ingin menjatuhkan Nehemia bersama bangsanya. Ia tidak pernah memandang negatif setiap tantangan yang terjadi. Dengan keteguhan hati, ketabahan, kesehatian dan team work ia terus bekerja dan berdoa pada Tuhan karena dia percaya Allah menolong mereka.\


Jika tantangan yang dihadapi, sebagai anak-anak Tuhan yang telah menerima anugerah keslamatan tidak boleh ragu atau mempertanyakan penyertaan Allah ketika menghadapi kesulitan, serangan, masalah dalam pelayanan atau pekerjaan. Masalah atau kesulitan selalu ada hanya dengan doa.

10 Februari 2013

Lazy Song


Shalom..
Salam sejahtera dengan kasih sukacita, puji syukur pada Tuhan Yang Maha Esa Sang Pemilik kehidupan ini atas cinta dan KasihNya yang begitu besar ibadah PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) boleh berjalan dengan baik.
            Ibadah mulai tepat pukul 16.25 rekan2 yang hadir saat itu kebanyakan hanya BP(Badan Pengurus) PMK dan 12 APMK (Anggota Persekutuan Mahasiswa Kristen) selang beberapa menit kemudian ruangan kelas tingkat 2 Farmasi saat itu menjadi penuh dengan total kehadiran 64 orang.
Ibadah dimulai dengan penyembahan dengan satu pujian “ Bagi-Mu pujian” lagu ini dibantu oleh Kedua singer Carolina Ivi Adak bersama rekannya Eka Pering, dengan Master ceremony sekaligus song leader Asthyn Sagabulang tidak lupa juga pemusik Andry Amalo ft Max Maupada dengan pemukul simba Endang Kawa. Bersyukur karena mereka mau terlibat dalam pelayanan kali ini.

Master Ceremony Asthyn Sagabulang

Anggota Persekutuan Mahasiswa Kristen Farmasi-Analis kesehatan Kupang..NTT

Singers Ivi With Eka Pering...

            “ Today i’m not doing anything i just wanna lay in my bed....” demikianlah sedikit penggalan liriknya Jazon Mraz, beberapa bait lagu ini kita angkat menjadi satu thema dalam ibadah PMK kali ini “Lazy Song” dengan pembicara Ka Rabea Se’o.
            Hear about the lazy song beberapa penggalan bait itu artinya tentang sifat malas seseorang yang enggan melakukan apa-apa kecuali hanya ada di atas tempat tidurnya(wow betapa malasnya ..) disini bukan memahas tentang The Lazy Song tetapi bagaimana dunia ini semakin berkemang dan mengalamu kemajuan dengan erbagai teknologi yang mencoba mengganggu kita.. beberapa jawaban dari teman2 PMK saat itu yang hadir mencoba menjawab dari pertanyaan “pekerjaan yang membosankan apa yang ingin dihindari ?” sentak jawaban mereka saat itu :
  •      Malas belajar, kita disebut mahasiswa tetapi kemalasan kita untuk belajar seperti anak TK. Apakah dengan malas belajar ini kita masih bisa berstatus sebagai mahasiswa ?, mau dapat nilai A tapi malas belajar.
  •    Malas membaca alkitab, Bagaimana ya ?? mengaku kristen tetapi alkitab saja jarang dibaca.
  •     Malas berdoa . Contohnya nii, berdoa karena dapat masalah, uang kost habis berdoa tiap hari, giliran senang-senang ehh lupa Tuhan.
  •      Malas ke gereja
  •      Malas ke kampus
  •       Malas makan

Jadi pengertian :
Malas adalah enggan melakukan aktifitas, tidak rajin bekerja, tidak mau melakukan sesuatu.
Kemalasan adalah sifat malas, keadaan malas. Jika malas terus kebiasaan ini akan terus dan terus menerus sampai usia menikah. (anak berkata :”ihh mama ko malas sekaliii,, bapak kohh malas !”)..
Beberapa alasan kemalasan, yaitu :
1.    Tidak Interest ( salah masuk jurusan, tidak suka pada kegiatan atau pekerjaan yang dierikan) tidak suka pada satu mata kuliah di kampus.
2.    Tidak nyaman dengan lingkungan.
Lingkungan bisa mempengaruhi kita atau membuat kita malas.
3.    Masalah pergaulan
4.    Masalah keluarga
5.    Kondisi tubuh yang tidak fit (sering begadang,dll)

Ciri-ciri orang malas :
1.    Suka menunda-nunda
2.    Suka menghabiskan waktu
3.    Suka membantah atau keras kepala
4.    Suka berbohong
5.    Tidak bergairah melakukan sesuatu
6.    Dll

Dampak kemalasan:
1.    Bagi pertumbuhan rohani
2.    Bagi masa depan
3.    Bagi pergaulan
4.    Bagi keluarga
5.    Bagi masyarakat
Dasar firman Tuhan : Amsal 6:6-8;13:4;15:9;22:13;24:30-34:26:14-16

Ciri-ciri orang malas berdasarkan Amsal
1.    Rasionalisasi (Amsal 22:13)
2.    Suka tidur (Amsal 24:30-34)
3.    Menyakini alasan yang dibuatnya sendiri
4.    Tidak pernah menyukai sesuatu (Amsal 22:1-3; 26)





Katakan Selamat Tinggal Kemalasan Selamat Datang Kerajinan dan Ketekunan

30 Januari 2013

Apa Semudah itu Yang Kalian Lakukan ?



Apakah kamu mengaku seorang kristen?, apa kamu mengaku bahwa kamu setiap hari bekerja di gereja, di persekutuan, aktif kegiatan rohani dan sebagainya ? Kamu mengatakan Ya untuk semua hal di atas tetapi  setiap hari senin hingga sabtu kamu ingin meraih kesuksesan di masa depan tetapi untuk mendapatkan semuanya itu kamu menukar Dia dengan kesuksesan  atau kebahagiaan yang sesaat maka betapa sedihnya Tuhan jika melihat semuanya, apa yang kamu lakukan dia atas itu tidak berguna, kamu bahkan tergoda melakukan hal-hal kecil yang menyakiti perasaan Dia, kamu menukar iman kamu dengan apapun yang ada di dunia ini, kamu berbohong saat menjadi mahasiswa kamu berbuat curang hanya ingin mendapatkan angka terbaik di selembar kertas bercap Logo universitas mu. Kamu tidak berusaha ataupun berjuang mendapatkan sesuatu dengan cara yang benar kamu hanya mengcopy paste salinan ujian, tugas  laporan dari orang lain, Semudah itu kah kamu menukar keselamatanmu dengan kebahagiaanmu ? Kamu menyangkal Dia dengan semua yang kotor yang kamu lakukan maka Tuhan pun akan menyangkal kamu di depan BapaNya. Sukses dan nama besar dengan cara yang salah adalah fana, sedangkan iman berguna untuk kepentingan kekal karena dengan iman kita beroleh hidup yang kekal.
Apa yang saya tuliskan berdasarkan hasil sate(saat teduh)

Semenarik apapun yang ada di dunia maka jagalah diri ini agar tidak tetarik dengan semuanya itu raihlah apa yang ada di depan mata dengan cara yang tepat dan benar agar Dia yang melihatmu tidak menjadi sedih dan menghapus namamu dalam kitab kehidupanNya.
(Santallum)

26 Januari 2013

Pembinaan PKK




The Good Sheeperd suatu thema yang sudah berulang-ulang tetapi punya penekanan yang berbeda.  Pemimpin ktb sebagai domba pelayanan, pemimpin ktb sebagai sumber air bagi aktb kita akan melihat bagaimana pktb mengatasi kepekatan dalam aktifitas, Tujuan kelompok pemuridan itu menyangkut semua hal persekutuan besar, baik itu KTB, Training-training semuanya kita masukan sebagai bentuk pemuridan, tetapi intinya adalah KTB. Tujuan pemuridan yaitu menghasilkan murid yang dewasa secara rohani, jadi seorang murid tetapi murid yg dewasa secara rohani atau istilah dalam rasul paulus efesus 4:13 untuk mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang anak Allah, kedewasan penuh dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, jadi Murid seperti itu, berarti kita sebagai murid sebagai pemimpin KTB minimal mempunyai 1 kesatuan iman, kesatuan iman artinya  kita tidak bimbang, tidak goyah.
Kita punya 1 kesatuan iman yang tertuju pada Tuhan. Kita juga dikatakan punya pemahaman yang benar tentang anak Allah, punya pemahaman yang mungkin benar dalam arti yang mungkin tidak sempurna tetapi minimal secara dasar-dasar yang sebagaiya kita punya pemahaman tentang anak Allah itu. Pengetahuan yang benar tentang Allah adalah suatu hal yang sangat dasar kedewasaan penuh dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, jadi dikatakan kita punya suatu tingkat pertumbuhan yang dikatakan sempurna walaupun mungkin tidak sempurna
Murid itu seperti itu. Adanya kesatuan iman, Kedewasan yang penuh dan tingkat pertumbuahn yang sesuai dengan kepenuhan kristus nah itu murid dikatakan sebagai disaipel (gak tau cara tulisnya tapi dibca begini) jadi kalau kita murid kita akan sampai pada level itu kita juga akan membina orang sampai pada level demikian, perlu diingat tentang murid adalah proses belajar yang tidak pernah selesai kenapa ? karena kalau kita adalah orang yang setia kita akan terus menemukan kehendak Tuhan semakin lama semakin dalam hidup kita, pada waktu Tuhan memberikan tantangan kita kita akn tetap setia kita akan melihat akan pemeliharaan Tuhan dan menemukan kehendak Tuhan yag semakin dalam tetapi kebanyakan orang tidak setia di satu pihak kita setia di lain pihak kita tidak setia maka murid itu adalah proses yang berlangsung seumur hidup, untuk dia bisa setia dan akhirnya melihat kehendak Tuhan yang nyata bagi hidupnya karena kita itu kdang-kadang jalan berdasarkan iman tapi kadang-kadang kita jalan dengan perasaan.
Tetapi dalam kasat mata manusia pasti sirna dan kita kadang-kadang berjalan dengan kasat mata manusia tetapi dalam kasat mata Tuhan pengharapan itu datang dari Tuhan dan kita adalah alat tuhan, maka pada waktu kita punya iman kepenuhan Kristus iman yang sama seperti itu, maka kita akan melihat kehendak Tuhan bahwa memang semua hanya nyata di dalam Tuhan sendiri, nah kita mendidik orang seperti itu, orang yang berdukacita tetapi tetap  berduka cita tetapi dia sadar bahwa ada pengharapan.
Kadang-kadang kita tidak berjalan iman kita berjalan dengan pandangan-pandangan manusia kita tidak berjalan dengan iman, makanya itu proses seumur hidup untuk kita terus menemukan kehendak Tuhan
Kriteria murid bagi kita, pertama karakter yang terus bertumbuh.
Karakter adalah sifat atau watak yang terwujud dalam tingkah lakunya, Paulus menjemputnya sebagai buah-buah roh, karakter itu jelas hanya bisa betmh pada waktu dekat denganFirTu, jika tidak taat pada FirTu karakternya tidak akan bertumbuh, kondisi-kondisi itu hanya Tuhan berikan sebagai penunjang karakter kita membentuk karakter kita tetapi kita taat pada FirTu maka kita akan mengerti akan kondisi-kondisi demikian misalnya kita sebagai orang pemarah, kita pingin suatu karakter yang terus bertumbuh yaitu keinginan kita akan kondisi demikian ia akan terus memacu adrenalin kita nah Tuhan akan mengijinkan untuk kalau kamu terus berdoa Tuhan akan ijinkan kamu pada kondisi demikian untuk kamu punya karakter untuk bisa berubah maka Amsal mangatakan “Besi menajamkan besi manusia menajamkan sesama”.
Karakter-karakter demikian yang akhirnya Tuhan babat babat babat sampai sempurna, terus bertumbuh sampai pada karakter yang demikian karena karakter tidak di hasilkan FirTu karakter akan dihasilkan berdasarkan lingkungan, berdasarkan image orang makanya ada orang baik supaya di lihat teman-teman supaya dipuji dosen karna karakter di bentuk berdasarkan lingkungan atau di bentuk berdasarkan keluarga dia tidak maki karna memang orangtuanya punya akhlak yang sangat bagus  tapi karakter yang paling sempurna itu adalah karakter yang dibentuk FirTu karna ketaatan nya kamu tidak mengumpat kamu tidak memaki karna ketaatan pada Tuhan. Jika kita mau bertumbuh maka jangan takut untuk menghadapi situasi-situasi yang demikian, ada contoh misalnya kita datang lebih awal karna peraturan sdri datang lebih awal di kampus supaya dipuji , jadi karakter-karakter dimana dasarnya basicnya bukan Firman Tuhan karna karakter akan dibentuk dengan baik berdasarkan Firman Tuhan, kita kelihatan baik supaya orang menyukai kita bukan karna Tuhan menghendaki kita, dan ada yg mengatakan bahwa tips sederhana supaya di sukai oleh orang adalah murah senyum, ya bagus murah senyum tetapi ini humanis semua hanya berdasar pada diri kita bukan ketaatan pada Firman Tuhan, jika tidak kembangkan, karaker kita akan kembangkan berdasarkan lingkungan maka seperti yang dikatakan bahwa perbedaan karakter dan reputasi itu ya misalnya bahwa reputasi itu apa yang orang katakan pada kita pada waktu tersebut tetapi karakter adalah apa yang mereka katakan kepada kamu dihadapan Tuhan berarti Tuhan melihat pada motivasi pada hati dan temanmu hanya melihat apa yang baik tapi hanya dibagian luar,
Untuk membentuk seseorang ingat Firman Tuhan itu harus dia dilakukan makanya dikatakan menabur pikiran menuai tindakan menabur  tindakan menuai kebiasaan menabur kebiasaan menuai karakter. Tetapi kebiasaan-kebiasaan dihasilkan kepada Firman Tuhan pada saat sdra menabur kebiasaan akan menuai karakter. Menabur karakter menuai masa depan, pasti masa depan ada dalam tangan Tuhan, sobat orang yang pintar itu baik sangat baik tetapi cari orang yang berkarakter itu sangat sulit. Pemimpin yang berkarakter itu sangat sulit, maka jika kita punya karakter yang lebih baik apalagi dengan pimpinan dan penyertaan Tuhan maka kita akan dipakai.   
Kita belajar untuk bisa mempengaruhi orang jika bukan kita yang mempengaruhi adik bimbingan kita maka dia akan dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, teman-temannya, keluarganya. Maka kita harus mempengaruhi mereka. Seperti Mempengaruhi agar tidak nyontek itu belum pernah ada yang tidak gampang. Jadi cakap mengajar itu supaya bisa mempengaruhi orang seperti Paulus bisa mempengaruhi Timotius, jika kita tidak mempengaruhi orang dengan FirTu maka orang lain akan mempengaruhi ia dengan sikap lain. 
Ita bukan hanya mengajar adik adik bimbingan kita dengan teori, kita bukan hanya membagikan hidup dengan adik KTB kita tapi jika dia mau berhasil kita juga harus terus berdoa bagi dia, Paulus melakukan pada adik rohaninya Timotius, Tuhan Yesus melakukannya itu pda murid-muridNya samapi mereka mati martir
Berikutnya gembala yang baik yang menggembalakan domba-dombanya, mngembalakan berarti membagi hidup. Paulus pun bukan hanya membagi injil namun membagi hidup sama seperti seorang ibu mengasuh anak-anaknya. Kita pemimpin KTB bukan hanya mengajar karna mengajar itu juga bisa berarti sebagai dosen tapi kita juga membagi hidup pada mereka.
Salah satu hal dalam mengerjakan pemuridan itu adalah masalah waktu, tetapi misalnya punya pekerjaan lebih dari 2 punya keluarga bukan berarti tidak punya semangat, semangat tetap ada, mereka hanya terhalang dengan begitu banyak porsi pekerjaan yang banyak. Tetapi prinsip dasarya hanya satu “ meminimalkan yang tidak penting dan mengutamakan yang penting “

 
 Demikian apa yang dapat saya sajikan materi ini saya merinkasnya lewat Pembinaan Pemimpin Kelompok Kecil di kampus saya dengan pembisacara K'Senny Pelokila ( maaf ya jika ada pendobelan kata, kesalahan kalimat dsb.)

Reren.

17 Januari 2013

Sent a message make them happy ..., what is it ?? chech it out !



      Siapa pun akan merasa senang ketika mendapatkan pesan atau catatan pribadi dari seseorang yg berisi kata-kata penguatan. Hanya membutuhkan beberapa saat saja untuk menulis sebuah pesan. Dengan menulis satu pesan setiap minggu, maka Anda memiliki persediaan untuk beberapa bulan ke depan bagi kelompok kecil Anda. Jika Anda mengundang kelompok Anda untuk terlibat, semua orang akan mendapatkan sebuah pesan pada perputaran waktu yang sama!
Semakin populernya penggunaan e-mail, SMS, Blackberry Messenger, Yahoo Messenger, dan media lainnya, maka mengirimkan pesan kepada seseorang menjadi semakin mudah. Mengirim e-mail sama mudahnya dengan menyiapkan secangkir the, Anda tidak perlu membeli kartu, mencari perangko, atau ke kantor pos. Dalam kelompok kecil saya, kami mengedarkan daftar alamat yang mencakup alamat e-mail bagi mereka yang punya.
Saya mendapati bahwa sapaan sederhana, pesan yang mengingatkan seseorang betapa saya menghargai dirinya, ayat alkitab acuan, atau memberitahu mereka bahwa saya berdoa bagi mereka, dapat mengubah hari yang buruk menjadi hari yang menyenangkan atau  sekadar menambah kesempurnaan hari yang sudah berjalan lancar.
Jangan terperangkap dalam pemikiran bahwa untuk melakukan hal ini dengan benar membutuhkan waktu atau uang yang banyak. Lakukan saja, dan orang-orang di kelompok Anda pasti menghargainya.
Percakapan Hati: Mengembangkan doa untuk keterbukaan
Dalam doa, bukan pikiran saja, tetapi hatipun harus berbicara. Perasaan kita yang sebenarnya harus diungkapkan. Pertanyaan dalam hati harus disampaikan kepada Sang Pencipta. Keraguan kita harus dinyatakan secara terbuka. Kekecewaan dan kekwatiran harus disampaikan. Berdoa tidak ada sangkut paunya dengan sopan santun. Doa bukan sekedar obrolan santai. Doa sering kali merupakan jeritan hati. Doa adalah ungkapan hasrat hati kita. Berdoa adalah saat dimana segala keraguan dan harapan kita, katkutan dan iman kita menjadi satu selagi kita mencurahkan semua yang membuat kita kwatir dan yang kita rindukan. Percakapan hati tidak selalu tenang, menghibur dan menguatkan. Tidak pula selalu penuh iman dan kasih. Doa kadang penuh kesedihan, bahkan mungkin tidak rasional dan tidak karuan.
Tetapi doa adalah sebuah pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Doa mencari kelegaan. Doa lahir dari pengharapan, bukan kemarahan. Doa lahir dari kepedihan, bukan kepahitan. Doa timbul dari hubungan yang cukup kuat untuk mengungkapkan masalah yang nyata dan berat, dan doa tidak perlu menyembunyikan apapun karena takut di tolak. Nowen dengan tepat menunjukkan bahwa “Doa bersifat menyembuhkan. Bukan hanya jawaban doa tersebut yang bisa menyembuhkan. Tatpi tidak semua doa menyembuhkan. Hanya doa dari hati, doa penuh keterbukaan, dan doa yang berseru kepada Tuhan yang membawa kelegaan, damai dan kesembuhan. (Dikutip dari Dare to Journey whith Henri Nowen by. C. Ringma)

5 Kesalahan yang perlu dihindari oleh pemimpin kelompok kecil



1.       Terlalu banyak bicara
Lebih penting memberi kesempatan bagi para anggota kelompok kecil untuk membagikan gagasan,  perasaan, dan keyakinan (atau malah keraguan) mereka daripada pemimpin membagikan khotbah singkat yang memukau. Pemimpin yang baik akan secara konsisten mencari tahu cara pandang anggota kelompoknya, mendorong mereka untuk menggali teks Alkitab dan merenungkan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.


2.       Mengajukan pertanyaan yang dibuat-buat
Salah satu kesalahan pemimpin kelompok kecil adalah mempersiapkan pertanyaan yang dibuat-buat, yang tidak menyentuh kebutuhan anggota kelompoknya. Berpikirlah realistis, biarkan anggota kelompok Anda bisa mengungkapkan diri mereka apa adanya. Menjadi apa adanya adalah kuncinya.


3.       Tidak ada persiapan, atau persiapan yang berlebihan
Kadang beberapa pendalaman Alkitab terbaik yg pernah dipimpin, berlangsung tanpa persiapan, mungkin pada saat itu Anda peka terhadap bimbingan Roh Kudus. Akan tetapi, ada juga pendalaman Alkitab terbaik yang pernah dipimpin, berlangsung ketika Anda melakukan persiapan secara menyeluruh. Jadi kesimpulannya apa? Kuncinya adalah bersikap peka terhadap Tuhan.

4.       Tidak menyenangkan atau tidak kreatif
Jangan biarkan anggota kelompok Anda bosan, ada beberapa saran utk menghidupkan pertemuan kelompok Anda, yaitu dengan papan tulis atau benda untuk ilustrasi pelajaran. Papan tulis mengalihkan fokus dari Anda sebagai pemimpin, ia menjadi pihak ketiga yg objektif, yang membantu pembahasan tetap pada jalur yg benar. Atau Anda bisa menyediakan benda-benda ilustrasi untuk membangkitkan minat dan menegaskan poin tertentu.

5.       Tidak mendorong orang menerapkannya
Alkitab tidak ditulis untuk memenuhi otak kita, tetapi untuk mengubah kehidupan kita. Apabila pertemuan berakhir dan Anda tidak mendiskusikan bagaimana pelajaran itu dapat mendatangkan perubahan dalam kehidupan sehari-hari, Anda tidak melayani anggota kelompok Anda dengan baik. Pastikan menyediakan waktu yang cukup untuk membahas penerapan secara tuntas.

5 Januari 2013

Karena Dia pengharapanku


Tak ada kehidupan manusia yang luput dari masalah , dan pada masa tertentu hidup berpengharapan kita bisa terasa meredup, melemah dan pada akhirnya tidak ada lagi. Andai saja pengharapan itu bisa dijual belikan rasanya banyak yang menawar dan membelikannya. Benarkan ? tak ada satupun tempat di dunia ini yang dapat menawarkan pengharapan bagi orang yang merasa kekurangan pengharapan. Tak satupun pahlawan atau tokoh hebat dapat membantu seseorang memperbaharui pengharapannnya. Di tengah kondisi yang demikian, sungguh kita adalah umat Allah yang paling beruntung. Sebab ketika pengharapan itu menghilang, kita dapat berlari pada sang sumber pengharapan itu yaitu Yesus Kristus. Dia memberi pengharapan bagi setiap orang yang datang kepada-Nya dalam kelemahan. Dan di dalam Dia, pengharapan itu memuaskan jiwa. Untuk itu datanglah kepada Dia, maka Dia akan memberikan padamu pengharapan yang baru yang menghidupkan kekuatan anda kembali.
Salam.

Burung Gagak


Dalam sebuah bencana kapal karam, seorang lelaki terdampa di pulau kecil. Demi bertahan hidup ia memanfaatkan segala sesuatu yang ada di pulau itu untuk dimakan. Bahkan dalam upaya melindungi dir, ia berhasil memangun gubuk untuk berteduh. Berbulan-bula ia bertahan hidup tanpa siapapun. Suatu hari ketika kemballi dari berburu, ia medapati gubuknya terbakar. Dengan badan lemas ia mengeluhkan nasibnya. Namun, ternyata justru dari situ datang pertolongan baginya; asap dari gubuk terbakar itu memberi tanda untuk datangnya kapal penolong.
            Bayangkan, pada musim kering, dalam keadaan alam yang gersang dan suara burung gagak itu pertanda burung-burung itu mencim bau kematian. Mereka menanti seorang mati diserbu ganasnya kekeringan, sehingga bangkainya siap disantap. Dan memang ada oran disana. Elia namany, namun skenario terbalik. Orang itu tidak mait dihajar musim kering yag dahsyat. Ia hidup tetap minum dan makan dan paling aneh burung-burung gagak bukan mau ”memakannya”, melaikan memberinya makan! Itulah cara unik Tuhan memelihara hamba-Nya. Pembawa bau kematian dijadikan-Nya pembawa harapan akan kehidupan.
            Krisis global sekarang ini betul-betul seperti kekeringan yang melanda bumi. Mendatangkan kegersangan jiwa, kelapran fisik, kepanatan hati, pengangguran, kemiskinan dan ketakutan. Tetapi ingatlah, yang kita pandang buruk dapat menjadi alat Tuhanuntuk mendatangkan kebaikan yang tak terduga. Pemeliharaannya atas kita melampaui segala musim dan cuaca. Tetaplah percaya dan berusaha. Tiada yang mustahil bagi Dia.


Pengharapan membara di dada
Orang-orang yang percaya akan Dia

22 Desember 2012

Melayani, melayani lebih sungguh




  Syukur kepada Tuhan pemberi keslamatan bagi orang-orang yang mau percaya pada-Nya.

         Kita yang sudah mengaku percaya pada-Nya sebagai bentuk atau tanda maka pelayananlah yang kita lakukan. Bukan cuman di gereja atau di persekutuan kampus-kampus , tetapi juga pelayanan dalam keluarga, lingkungan dan  masyarakat.
Mengapa kita melayani ?

Pertama, melayani adalah sikap hidp murid Kristus, Kristus melayani, dan sebagai murid-Nya kita pu melayani mengikuti teladan-Nya. ( markus 10:42-45)

Kedua, melayani merupakan hak istimewa yang dianugerahkan Allah kepada kita sebagai anak-anak-Nya, maka hak istimewa ini perlu kita kerjakan dengan bertanggun jawab.

Ketiga, melayani merupakan ungkapan syukur atas kasih Allah kepada kita.

Dan saat kita melayani bagaiman sikap kita?

Rela berkorban,
Sebenarnya banyak yang harus kita korbankan jika kita sungguh-sungguh komitmen melayani, salah satunya rela berkorban tidak kumpul bersama teman-teman karena harus pimpn ibadah, harus urus kepanitiaan natal, paskah dan lain-lain, satu lagi korban waktu, sedikit sharing : semester 2 dan 3 sering korbankan waktu belajar dipakai untuk rapat, doa BP persekutuan mahasiswa, dll dengan kondisi demikian maka waktu tidurpun dikecilkan. J jika tidak komitmen waktu dengan baik maka rencana-rencana kedepan kita akan tertunda.

Prioritas,
kalian tau kan prioritas itu apa ? pentingkan mana yang sangat penting untuk dilakukan. Misalnya ni : dulu kaka rohani saya pernah menegur saya” prioritas mana yan kamu pilih ikut ibadah atau rapat Himpunan Mahasiswa Jurusan ?”

 Disiplin
Untuk melayani dengan baik kita perlu hidup disiplin menaati Firman Tuhan. Sebab, jika tidak pelayanan demikian yang kita lakukan tidak akan menjadi berkat. Contoh lainya lagi : ketika mau ikuti rapat, Doa badan pengurus persekutuan dll diiplin waktu itu perlu. J

 Kerja keras dan ketekunan.
Singkatnya, dalam pelayanan kita akan menikmati hasilnya jika kita mau melakukan secara baik dan benar/ konsisten.

Melayani..? lakukanlah dengan sungguh-sungguh karena yang kita layani adalah Allah Yang Maha Mulia, maka sudah sepatutnya kita melayani dengan sikap penuh hormat. Dan yang paling terpenting bahwa semua kepintaran dan kemampuan yang kita miliki semuanya berasal dari Tuhan, maka sudah seharusnya kita melayani dengan sikap rendah hati.
Salam. J

Iman Vs Tindakan


Apa yang terjadi pada dirimu bersama-sama dengan orang-orang yang kamu cintai apabila orang yang sudah lama mengenal dirimu yang sudah kamu anggap keluarga terdekat mu tiba-tiba menghujani kata-kata fitnah ?

         Alasan orang-orang yang selalu memfitnah orang yang dia kenal sendiri tidak lain alasannya karena faktor kecemburuan dll. Atau orang yang memfitnah tersebut bisa dikatakan orang yang menghakimi, merekalah yang sering memperhatikan tingkah laku seseorang dan mencari-cari kesalahan orang tersebut. Tindakan atau peristiwa ini juga bisa dikatakan terjadi pada pribadi saya. Dimana terjadi sekitar 7 bulan yang lalu. Sebagian orang yang memfitnah orang yang benar itu terjadi hanya karena berita yang mereka dengar yang belum tentu benar dengan mencari-cari sesuatu hal yang mungkin akan dijadikan salah satu alasan fitnahan mereka.

          Hubungan dekat yang semulanya dibangun dengan baik pada akhirnya harus retak karena penyebab dari semua ini adalah fitnahan. Hidup bagaikan tidak tenang selalu ada yang mengawasi setiap gerak-gerik, sejenak berfikir bahwa mengapa masih ada orang yang sungguh melakukan hal ini?

           Marah! Siapa yang tidak akan marah apabila terjadi pada diri masing-masing ? siapa yang tidak tahan menahan segala fitnahan tersebut, kami tidak tahu apa yang sebenarnya mereka pikirkan tentang kami, sudah sekian puluh tahun bapak melayani Tuhan ternyata ada orang yang tega berbuat demikian pada beliau. Kami sepakat untuk tidak membalas satupun dari tindakan orang-orang fasik tersebut. Banyak kata yang datang bahwa segera untuk lapor pada pihak yang berwajib, namun sempat bapak katakan bahwa jangan pernah membalas perbuatan mereka , karena mereka tidak berani menginjak satu jingkal kaki mereka pada tempat kediaman kami hanya berjarak beberapa meter saja mereka menghujat kami. Bahkan tembok pembatas rumah kami tak rubuh ketika hendak mereka hancurkan, hati siapa yang tidak takut? Saya sungguh tidak bisa berbuat apa-apa selain berserah pada Tuhan. Dengan segala kekuatan doa, kami bersama-sama naikan pujian dan penyembahan pada Tuhan karena hanya dari Dialah sumber kekuatan bagi kami, jika kami bersatu dalam doa tak satupun iblis datang mengganggu kami.

              Yesus tidak akan pernah meninggalkan orang-orang yang percaya pada-Nya dan tinggal di dalam Dia mengalami sesuatu hal yang buruk dalam kehidupan mereka. dengan hal ini iman kami semakin kuat dan kokoh. Hingga sampai saat ini kami masih baik-baik saja tak ada satupun hal yang kami takutkan tadi terjadi lagi pada kami.
Yesus menilai tingkah laku orang-orang bukan dengan standar apa pun selain dengan standar Tuhan sendiri. Hanya dengan standar inilah kita bisa menilai. Akan lebih baik lagi jika ita fokus menilai diri kta sendiri dari pada mencari kesalahan orang lain.
              
              Biarlah segala perbuatan orang-orang fasik itu yang membalasnya Tuhan bukan kita. Tugas kita hanya tetap berdoalah bagi mereka yang anda lihat berjalan di luar standar Tuhan.

12 Desember 2012

Burung gagak


Dalam sebuah bencana kapal karam, seorang lelaki terdampa di pulau kecil. Demi bertahan hidup ia memanfaatkan segala sesuatu yang ada di pulau itu untuk dimakan. Bahkan dalam upaya melindungi dir, ia berhasil memangun gubuk untuk berteduh. Berbulan-bula ia bertahan hidup tanpa siapapun. Suatu hari ketika kemballi dari berburu, ia medapati gubuknya terbakar. Dengan badan lemas ia mengeluhkan nasibnya. Namun, ternyata justru dari situ datang pertolongan baginya; asap dari gubuk terbakar itu memberi tanda untuk datangnya kapal penolong.
            Bayangkan, pada musim kering, dalam keadaan alam yang gersang dan suara burung gagak itu pertanda burung-burung itu mencim bau kematian. Mereka menanti seorang mati diserbu ganasnya kekeringan, sehingga bangkainya siap disantap. Dan memang ada oran disana. Elia namany, namun skenario terbalik. Orang itu tidak mait dihajar musim kering yag dahsyat. Ia hidup tetap minum dan makan dan paling aneh burung-burung gagak bukan mau ”memakannya”, melaikan memberinya makan! Itulah cara unik Tuhan memelihara hamba-Nya. Pembawa bau kematian dijadikan-Nya pembawa harapan akan kehidupan.
            Krisis global sekarang ini betul-betul seperti kekeringan yang melanda bumi. Mendatangkan kegersangan jiwa, kelapran fisik, kepanatan hati, pengangguran, kemiskinan dan ketakutan. Tetapi ingatlah, yang kita pandang buruk dapat menjadi alat Tuhanuntuk mendatangkan kebaikan yang tak terduga. Pemeliharaannya atas kita melampaui segala musim dan cuaca. Tetaplah percaya dan berusaha. Tiada yang mustahil bagi Dia.


Pengharapan membara di dada
Orang-orang yang percaya akan Dia